Ada kalanya kita disayang karena tak selamanya kita sendiri
Ada kalanya kita bahagia karena tak selamanya kita kecewa
Ada kalanya kita bangga karena tak selamanya kita berputus asa
Ada kalanya kita dibenci karena tak selamanya kita disenangi
Ada kalanya kita menangis karena tak selamanya kita bersenang-senang
Ada kalanya kita terpuruk karena tak selamanya hidup menguatkan kita....
Penuh makna di dalam hidup ini
Penuh pembelajaran didalam kita menjalaninya
Penuh keluh kesah yang selalu kita rasakan
Senang, sedih, bahagia, kecewa, bangga.. itu sudah hal biasa
Karena tak selamanya kita ada diatas
Karena tak selamanya pula kita berada dibawah
Hidup memang terlalu banyak rintangan yang berlawanan yang harus kita hadapi
Hidup memang harus selalu kita pahami
Dan hidup memang harus kita syukuri
Apapun itu keadaan hidupku.
Di koridor sekolah itu aku mengenalnya
Di lorong sekolah itu aku menemukannya
Di lorong sekolah itu aku melihatnya
Pandangan pertama ketika aku melihatnya...
Begitu menawankah dirimu?
Begitu tampankah dirimu?
Aku tak tahu perasaan apa yang aku rasakan terhadapmu
Bahkan aku tak tahu apa yang kurasakan ketika kita saling bertatap mata
Ketika kamu pergi...
Jauh, cukup jauh hingga aku terlalu sedih untuk berpisah denganmu
Aku tidak dapat melihatmu lagi di tempat dimana aku bisa merasakan hangatnya dirimu
Tidak dapat menemui sesosok sepertimu ladi di hari-hariku
Hingga suatu hari...
Kamu muncul di tempat yang selama ini aku rindukan
Masih seperti dulu, kamu tetap seperti yang dulu
Kamu masih tetap selalu aku nantikan
Bahkan tanpa aku sadari aku selalu menunggumu
Bahkan tanpa aku sadari aku selalu merindukanmu
Dan bahkan tanpa aku sadari, aku menyayangimu
22:20
06 Agust. 12